Rabu, 28 November 2012

PESTISIDA ALAMI SEDERHANA


Hasil gambar untuk tanaman hias terserang hama
Hama Kutu Putih

Hasil gambar untuk tanaman hias terserang hama
Hama Ulat
Bila tanaman kesayangan kita digerogoti kutu putih dan ulat,  kita dapat membasminya dengan cara sederhana dan mudah. Bahan-bahannyapun sangat mudah didapatkan:
- 1 L air bersih

Hasil gambar untuk 1 liter air

- Sprayer plastik uk. 1 L
Hasil gambar untuk sprayer














- 1 sdt soda kue

Hasil gambar untuk soda kueHasil gambar untuk soda kue
- 1 sdt cairan pencuci piring ( misalnya Sunlight )

Hasil gambar untuk i sendok teh sunlight cuci piringHasil gambar untuk i sendok teh sunlight cuci piring

- 1 sdm minyak sayur

Hasil gambar untuk i sendok teh minyak sayurHasil gambar untuk 1 sendok makan minyak sayur

Masukkan semua bahan kedalam sprayer lalu kocok sampai rata dan langsung semprotkan pada bagian yang diserang hama. Perlakuan dapat diulangi sampai 2 kali dalam seminggu.

Selamat mencoba.



Selasa, 27 November 2012

PESTISIDA ALAMI

Banyak orang dewasa ini kembali pada pertanian organik dan mulai meninggalkan pertanian yang banyak memakai bahan kimia. Selain karena alasan dan issue lingkungan, yakni menyelamatkan tanah dari kerusakan jangka panjang akibat pupuk kimia, juga karena alasan ekonomi, yakni hasil pertanian organik dihargai lebih tinggi dipasaran ketimbang yang non organik.
Selain menggunakan pupuk organik yang dapat kita buat sendiri, semisal kompos atau kotoran hewan, pestisida organikpun dapat kita buat sendiri. Caranya mudah dengan memakai bahan-bahan yang ada disekitar kita. Alat-alat yang digunakanpun sangat sederhana yakni tong  atau ember plastik. 
Bahan-bahan yang harus disiapkan adalah:
-  1 bh tong bertutup uk. 20 L atau ember plastik bertutup uk. 20 L.
-  300 cc cairan EM4
-  300 cc cairan molase  atau bisa juga diganti cairan gula merah
-  daun kemangi, daun beluntas, daun pepaya, daun tomat secukupnya, dicincang halus
-  bawang putih, kencur, jahe, sereh secukupnya, dicincang halus
-  daging buah mangga asam, jeruk purut, jeruk nipis secukupnya dicincang
-  daun kunyit, zodia, lavender secukupnya dicincang
-  air bersih 10 L

Cara membuatnya:
- Campur bahan cairan diwadah terpisah, aduk rata.
- Masukkan semua bahan halus kedalam tong atau ember sampai 3/4 penuh lalu campur dengan larutan 
  cairan sampai terendam.
- Tutup rapat ember atau tong dan didiamkan sampai 10 hari.

Cara pakai: 
-  Saring bahan yang sudah jadi dan dapat langsung dipakai sebagai pestisida alami ramah lingkungan.
-  Karena tidak memakai bahan kimia, maka dosis disesuaikan dengan kondisi tanaman
-  Masa kadaluarsa adalah satu bulan.

Selamat mencoba.

Kamis, 08 November 2012

BENIH SAYURAN DALAM KEMASAN





Benih sayuran berasal dari biji tanaman sayuran yang dikeringkan secara hygienis dan sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara agar tidak berjamur dan tidak terkontaminasi oleh kuman.
Saat ini beredar banyak merk benih sayuran dalam kemasan. Beberapa produsen yang produknya terbilang cukup berkualitas, diantaranya adalah PT. Sang Hyang Seri dengan label Sang Hyang Seri Selection, PT. Benih Citra Asia dari Jember dengan label Bintang Asia, PT. East West Seed Indonesia dari Purwakarta dengan label Panah Merah, CV. Tani Syukur dari Bogor dengan label Ramza Seed, CV.Enno & Co Seed dari Jember dengan label Jawara, CV. Reda Jaya dari Purbalingga dengan label Benih Lokal Unggulan dan M. Hutasuhut dari Sumatera Utara dengan label Pendagro.
Masih banyak merk lainnya yang beredar dipasaran dan masing-masing mempunyai kualifikasinya sendiri. Umumnya kemasan dalam terbuat dari aluminium foil untuk mencegah kerusakan benih. Perhatikan masa kadaluarsa produk serta tingkat daya tumbuhnya. Apabila memungkinkan, tanyakan pula pada penjual cara-cara penyemaian serta penanganan lebih lanjutnya.